Pilih program
Pilih kebutuhan yang ingin dibantu, misalnya uji air, karung sampah, alat relawan, atau papan edukasi.
Kali Kecing menjadi ruang dokumentasi warga untuk laporan kondisi sungai, peta titik prioritas, kegiatan bersih sungai, edukasi lingkungan, dan transparansi dukungan pemulihan Sungai Bango di Bulumanis Lor.
Foto ini menjadi pengingat bahwa pemulihan sungai dimulai dari keberanian untuk melihat masalah, mencatatnya dengan rapi, lalu bergerak bersama melalui aksi dan dukungan yang tertib.
Setiap laporan diperlakukan sebagai informasi awal. Tim pengelola perlu memeriksa lokasi, waktu kejadian, dan dokumentasi pendukung sebelum data dinaikkan menjadi prioritas publik.
Donasi diarahkan ke program yang jelas: uji kualitas air, logistik bersih sungai, edukasi bantaran, dan penghijauan. Dana produksi wajib masuk melalui rekening/QRIS resmi pengelola legal, lalu dipublikasikan bersama bukti penggunaan.
Pilih kebutuhan yang ingin dibantu, misalnya uji air, karung sampah, alat relawan, atau papan edukasi.
Mulai dari Rp10.000. Donatur bisa tampil dengan nama atau anonim di dashboard publik.
Pembayaran produksi menggunakan QRIS, payment gateway, atau rekening khusus atas nama pengelola legal.
Setiap pemasukan, pengeluaran, dokumentasi kegiatan, dan laporan akhir ditampilkan terbuka.
Pengelola wajib mencatat tanggal, nominal, tujuan pengeluaran, bukti transaksi, foto kegiatan, dan sisa saldo setiap campaign. Sebelum kanal pembayaran aktif, tombol donasi mencatat niat dukungan terlebih dahulu.
Aksi bersih sungai dibuat sederhana: jadwal, titik kumpul, kebutuhan alat, jumlah relawan, dokumentasi sebelum-sesudah, dan laporan sampah terkumpul.
Dukung LogistikKali Kecing menyimpan cerita lama, perubahan kondisi air, kronologi laporan, dan dokumentasi kegiatan agar sejarah sungai tidak hilang.
Sungai menjadi bagian dari keseharian warga, pertanian, perikanan, dan jalur ekologi desa.
Warga mulai mencatat perubahan warna, bau, sampah, dan dampak lingkungan sebagai data awal.
Foto, laporan, peta, dan dokumen dikumpulkan agar advokasi lebih rapi dan tidak tercecer.
Donasi, relawan, pemerintah, akademisi, dan warga bergerak dengan program yang bisa diaudit.